Showing posts with label poetry. Show all posts
Showing posts with label poetry. Show all posts

26 October 2011

my pray

hari ini aku tak mengerti jalan apa yang sedang aku daki
namun aku sudah berusaha melakukan yang terbaik
aku salah mengambil jalan dan tak mungkin kembali
ku kira semua ini memang semu
namun aku terus mendaki penuh peluh dan terus jatuh
memandang kepada awan yang telah membawa jiwa lain yang lebih dariku
aku terdiam di sini menanti dan termenung
apakah aku sebodoh itu
aku hanya mendaki hariku diatas kakiku
berjalan sendiri dan semua makin berat
bebanku bertambah dan hatiku menjadi penat
dan akhirnya kulihat si sampingku telah menunggu Seseorang yang telah lama mengulurkan tangannya
dan menggandengku mendaki bukitku
hingga sampai di puncak walau dengan tangisan keras

19 October 2011

ujan sesuatu banget!

I've learn that rain could make someone cry or smile. and now, I don't know about this feel. perasaan untuk tertawa atau menangis. gak penting. yang penting bahagia. mungkin itu yang gue rasa. rasanya semuanya terang, tenang. ga ada yang bisa ngambil ketenangan itu lagi. rasanya ada yang ngebisikin: semuanya baik-baik aja gi. rasanya harapan itu dateng lagi.. seneng pokoknya. rasanya beda. I'm already now! I take this life and live like I was given another try. Nothing's impossible! and nothing's too hard for me..

27 March 2010

bisikan bintang

apa yang harus ku lakukan saat ku terjaga?
apa ku harus memaksa perginya? kemana?
akankah alam mimpi dengar akan aku?
yang kurasa hanya ingin terjaga
salahkah aku seperti ini?
siapa yang kan tau waktunya tuk terlelap?
aku mohon tolonglah aku tuk bisa cepat kembali
oh bintang, dengarlah aku
sepotong merah muda yang berpikir mengenai bening
sedang memandang pada ujung bumi
akankah ku lewati tatanan ilmu?
aku yakin tuk dapat terbang
tapi ku takut akan jatuh
aku harapkan tidak, dan tetap melihat ke depan
Bertumpu pada lembar-lembar ujian yang penuh sesak menjejalkan ilmu dalam pikiran
aku sadar itu yang telah membuatku terus bimbang
jadi, apa yang harus ku hilangkan kini?
haruskah ku hapus itu demi lelapnya gelap malam?
Tak mungkin aku bertolak akan keharusan ini
asaku di depan ingin ku rengkuh cepat rasanya
hanya satu impiku, mengolah suara hati tuk merekahkan senyuman para insan
walau tak kan ada hubungannya dengan lembar-lembar kaku itu
Namun itu yang yang selalu terngiang dalam hatiku dan tetap membuatku terjaga
walau kini, goresan pena yang ku andalkan
ku harap ku kan segara menambatkan kepala pada alam mimpi indahku
ini yang ku perlukan ..
rehat sejanak untuk kembali belajar tentang dunia
terimakasih bintang, bisikkanmu kan segera lelapkanku

puisi ini yang aku buat 16-03-10
waktu aku gag bisa tidur mikirin UN..
hope u like it!

26 February 2010

my story my poetry

Tanya dalam Hati

Beribu bahasa tak kan bisa mengartikan rasaku
Berjuta perasaan